maingate

Tips Untuk Bisa Memiliki Rumah Sebelum Menikah

Sebelum maupun beberapa hari usai menikah, tentu Anda akan mendengar banyak pertanyaan seperti, “Mau tinggal di mana setelah ini?”. Jika rumah sudah dibeli jauh-jauh hari sebelum pernikahan, pasti Anda siap menjawabnya dengan penuh rasa bangga dan percaya diri.

Baik itu dimiliki dengan cara dicicil melalui Kredit Pemilikan Rumah maupun dibeli tunai, tetap saja punya rumah sendiri menandakan Anda adalah orang yang punya masa depan dan dewasa secara finansial.

Lantas, bagaimana caranya agar bisa punya rumah sebelum menikah?

  • Buktikan di Usia Produktif

Usia produktif adalah usia dimana seseorang masih memiliki banyak tenaga, mampu bekerja, dan menghasilkan sesuatu. Biasanya usia produktif berada di rentang 20-30 tahun.

Dan hal ini senada, jika Anda mengajukan angsuran KPR kepada bank. Karena bank mematok usia minimum yakni 21 tahun atau sudah menikah.

Lain halnya jika Anda sudah berusia 40 tahun dan belum memiliki rumah. Kebutuhan yang semakin besar mulai dari biaya sekolah anak, fisik yang melemah sehingga membutuhkan uang untuk pengobatan, hingga biaya tak terduga lainnya seringkali menjadi penyebab sulitnya seseorang mengumpulkan uang.

  • Sisihkan 1/3 Gaji

Di usia yang masih muda, penghasilan seseorang biasanya belum memadai untuk melakukan cicilan rumah seharga Rp500 jutaan keatas. Oleh karena itu, pilih lokasi hunian yang masih bisa dijangkau dari pusat beraktivitas namun menawarkan harga yang mumpuni.

Selain itu, untuk memudahkan aturan keuangan sekaligus agar terhindar dari kredit macet, pastikan cicilan rumah tidak melebihi sepertiga penghasilan per bulan. Sehingga jika gaji Anda sekitar Rp7 juta, maka angsuran rumah maksimal adalah Rp2,3 jutaan.

  • Nabung Emas untuk DP

Mengingat DP rumah biasanya akan menguras dana besar, maka mulailah untuk menyisihkan penghasilan ke bentuk investasi emas. Cara ini efektif bagi Anda yang sulit menabung sendiri.

Ambil yang jangka waktu cicilannya panjang, misal dua atau tiga tahun agar hasilnya cukup untuk DP rumah minimalis incaran.

Strategi lain, tabungan untuk DP rumah dikumpulkan lewat investasi jangka panjang seperti reksadana saham. Bila Anda memiliki gaji Rp8 juta per bulan, maka alokasikan setidaknya 20% dari gaji untuk investasi jangka panjang.

  • Pertimbangkan Jangka Waktu

Terakhir yang juga tak kalah penting adalah memastikan jangka waktu saat akan membeli rumah. Tujuan masa depan memang berpengaruh terhadap tipe rumah dan cicilan yang tepat.

Sebagai contoh, jika Anda berencana untuk tinggal di satu kota dalam waktu yang lama, maka Anda bisa mengambil cicilan dengan jangka waktu hingga 25 tahun ke depan dengan pilihan bunga tetap.

Di sisi lain, jika Anda berencana untuk pindah rumah dalam waktu beberapa tahun ke depan, misalnya ke luar kota ketika hendak membesarkan anak maka pertimbangkan pilihan lain. Yakni ambil jangka waktu cicilan paling pendek, sekitar tujuh tahun dengan suku bunga floating.

Ingin segera punya rumah di kawasan strategis dengan harga terjangkau dan fasilitas yang lengkap? Silahkan kunjungi Marketing Gallery Kirana Garden Medan untuk mendapatkan rumah idaman Anda.

Sumber: Rumah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *