tabungan

Tips Agar KPR Disetujui Bank

Urusan pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang terbilang susah-susah-gampang. Ada kalanya Anda sebagai konsumen harus pintar-pintar mengatur strategi demi permohonan kredit diterima.

Agar permohonan KPR diterima bank tanpa halangan, sebaiknya pahami tips-tips berikut ini.

Hindari Terbelit Utang

Kebanyakan konsumen sering mengajukan KPR tanpa memperhatikan apakah mereka masuk dalam black list Bank Indonesia atau tidak. Jika Anda menunggak tagihan kartu kredit atau cicilan kendaraan bermotor, maka bisa dipastikan Anda masuk dalam daftar hitam tersebut.

Jika Anda masuk dalam black list Bank Indonesia, maka Anda akan sulit mendapat kredit dari bank. Alasannya jelas: bank tidak mau berspekulasi mengucurkan kredit kepada nasabah yang tidak membayar cicilan kredit mereka.

Memiliki Penghasilan

Poin yang dimaksud disini adalah sebaiknya Anda punya penghasilan tetap tiap bulannya. Tapi bukan berarti pekerja lepas atau freelancer tidak punya kesempatan. Bagi freelancer, bank akan meminta data pemasukan bulanan rutin Anda dalam satu tahun.

Jadi, meskipun pemasukan Anda bisa mencapai Rp7,5 Juta per bulan sebagai seorang pekerja freelance, namun jika dalam satu tahun tersebut pemasukan Anda ada yang hanya mencapai Rp4,7 Juta, maka persentasenya dihitung dari Rp4,7 Juta.

Pada saat mengajukan KPR, sebaiknya lampirkan rekening tabungan yang rutin bertambah setiap bulan (minimal 3 bulan) guna membuat bank makin yakin. Dan untuk karyawan, diharuskan memiliki slip gaji bulanan dan surat keterangan kerja dari kantor.

Batas Usia Minimal dan Maksimal

Kegagalan pengajuan KPR karena batas usia kerap dialami oleh calon debitur yang akan memasuki masa pensiun. Bank menetapkan usia untuk mengajukan KPR adalah minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Pada saat kredit berakhir, maksimal berusia 55 tahun atau disesuaikan dengan usia pensiun pada perusahaan untuk pegawai dan 60 tahun untuk profesional. Jadi, semakin mendekati usia pensiun, semakin pendek masa KPR dan semakin besar jumlah cicilan.

Coba di Tiga Bank

Kiat yang juga penting dilakukan adalah jangan cukup mengajukan KPR ke satu bank saja, melainkan setidaknya ke tiga bank berbeda. Mengapa demikian? Ini karena pejabat dan pegawai bank juga manusia yang punya subjektivitas.

Sekedar informasi, waktu terbaik mengajukan KPR adalah minggu ketiga dan keempat. Lantaran biasanya bank sedang mengejar target.

Hindari mengajukan KPR di bulan Desember, sebab umumnya bank sedang sibuk tutup buku. Sebaliknya, tundalah pengajuannya di Januari.

 

Sumber: Rumah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *